Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Pertanian (BEM FSTP), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Melalui 20 Mahasiswa dan Dosen pembimbing yang terdiri dari M. Al Haris, M.Si ( Ketua Tim ), Dr. Nurhidajah, S.TP., M.Si dan Dr. R.Ngt. Amin Samiasih, S.Kp. M.SiMed melaksanakan kegiatan Pelatihan Diversifikasi Olahan Produk Beras Hitam, Kulit Pisang Kepok, dan Pisang Kepok yang diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober – 1 November 2025 di Balai Desa Glesungrejo, Kabupaten Wonogiri.
Kepala Desa Glesungrejo, Andi Wirawan mengatakan, kegiatan ini diikuti 40 peserta terdiri dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan kader PKK di Desa Glesungrejo, Kabupaten Wonogiri.
M Al Haris menjelaskan, pelatihan ini bertujuan mengedukasi para peserta agar memahami pemanfaatan hasil pertanian lokal, kandungan gizi makanan, sekaligus membantu pendapatan ekonomi keluarga, serta menumbuhkan wirausaha baru bagi masyarakat.
"Pelatihan kali ini menggunakan bahan baku Beras Hitam, Kulit Pisang Kepok, dan Pisang Kepok yang diolah dulu menjadi tepung kemudian dilaksanakan pengolahan diversifikasi olahan produk makanan yang memiliki nilai ekomomis." Ujarnya , Selasa (28/10).
Menurutnya, sebanyak 40 peserta tersebut diberikan pelatihan mengolah beras hitam menjadi berbagai produk yaitu Snackbar, Bolu Kukus, Muffin, Cookies, dan Minuman Beras Hitam. Dan juga diberikan pelatihan mengolah kulit pisang kepok dan kulit pisang kepok menjadi berbagai produk yaitu Snackbar, Chochocip, Dodol, dan Churros.
"Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan mampu mengolah hasil pertanian menjadi makanan yang bergizi, lezat, dan kekinian. Sehingga, dapat juga membantu mengatasi permasalahan mencegah hipertensi dan stunting," ungkapnya.
"Usai pelatihan para peserta mendapatkan bantuan peralatan membuat tepung berupa Cabinet Dryer dan mesin penggiling tepung serta peralatan memasak gratis berupa oven, kompor gas, tabung gas, mixer, blender, dan lainnya," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, warga Desa Glesungrejo, Eni Yulianawati menyampaikan terima kasih dan merasa senang bisa mengikuti pelatihan diversifikasi olahan produk.
"Sangat membantu, Mahasiswa juga sangat detail dan resep yang diajarkan sangat kekinian. Bantuan peralatan memasak ini akan sangat berguna untuk membuka usaha baru," tandasnya.
Program ini merupakan bagian serangkain Program Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM yang dilaksanakan BEM FSTP UNIMUS didanai Kemendiktisaintek tahun pelaksanakan 2025.